Menyatakan Kebenaran ISLAM kepada MUSLIM

Mencerahkan-Membangun-Membuka Cakrawala

Bab 2 Kunci Memahami Islam

Posted by islambertobat on November 25, 2009

Perumpamaan yang disajikan dalam bab 1 kelihatannya seperti dibuat-buat agar masuk akal, namun dalam kenyataannya memang perumpamaan itu menegaskan inti model agama Islam yang sebenarnya.

Orang Barat mengalami kesulitan memahami Islam karena mereka tidak mengerti bahwa Islam merupakan suatu bentuk dari imperialisme budaya di mana agama dan budaya Arab abad ke-7 ditinggikan statusnya menjadi hukum ilahi.

Rohani ( Sacret ) vs Duniawi ( Sekuler )

Kesulitan dalam memahami Islam berakar pada konsep filosofi Barat tradisional mengenai dikotomi duniawi vs suci rohani ( sekuler vs sacret ).

Di Barat, organisasi keagamaan tidaklah diperlakukan sebagai penguasa yang mengatur semua sendi – sendi kehidupan duniawi. Bahkan sebaliknya, terdapat banyak segi – segi kehidupan sekuler di mana agama tidak mempunyai wewenang sama sekali. Jadi ada bentuk pemisah antara gereja dan negara. Misalnya; organisasi-organisasi keagamaan di Barat tidak dapat mengatur hukum – hukum yang bersifat politik. Di lain pihak, agama Islam tidak dapat diperlakukan sebagai keyakinan agama yang sifatnya pribadi atau perorangan. Agama Islam bukan hanya sekedar sesuatu yang kamu percaya dan selanjutnya kamu percaya dan selanjutnya kamu hidup seperti apa yang kamu suka. Di negara – negara Islam, wacana sekuler tidaklah exist.

Arab Abab Ke 7

Islam sesungguhnya merupakan “ pendewaan “ budaya arab abad ke 7. Dalam arti yang mendalam, Islam sesungguhnya lebih bernuansa budaya daripada agama. Itulah sebabnya semua buku teks dan ensiklopedia mengenai Islam selalu diawali dengan konteks sejarah nabi Muhammad dan pentingnya budaya Arab abad ke 7.

Islam Merupakan Budaya Arab

Beberapa tahun yang lalu saya diundang ke rumah seorang sahabat baik saya yang berkulit hitam dan beragama Islam yang tinggal di daerah Harlem yang terkenal di kota New York. Ketika saya masuk ke dalam apartemennya saya melihat bahwa meskipun anggota keluarganya lahir di Amerika Serikat, mereka tetap menggunakan busana Arab, mendengarkan musik – musik Arab, dan makan makanan Arab. Mereka bahkan mengucapkan doa syukur atas makanan tersebut dalam bahasa Arab, walaupun tidak satupun dari anggota keluarga ini mengerti bahasa Arab.

Mereka telah meninggalkan budaya Amerika dan mengadopsi budaya Arab. Inilah makna Islam bagi mereka. Saya tidak mengatakan bahwa budaya Arab itu jelek hanya semata – mata itu Arab, sebaliknya saya juga tidak mengatakan bahwa budaya Amerika itu baik hanya semata – mata karena itu Amerika. Semua budaya mempunyai sisi baik dan sisi buruknya.

Dalam kenyataannya, adalah merupakan hal yang keliru bagi orang – orang Barat masa lalu ketika beranggapan bahwa budaya mereka perlu disodorkan kepada bangsa – bangsa di seluruh dunia. Bila demikian halnya, maka imperialisme budaya barat akan sama ofensifnya dengan imperialisme budaya Arab.

Para ahli dan cendekiawan bidang kajian Timur Tengah sulit menerima mengapa orang Muslim Arab telah melangkah terlalu jauh dalam penyodoran agama Arab abad ke – 7 itu ke dalam semua budaya dunia!

Dr. Arthur Arberry

Menurut kami, terjemahan Al-quran dalam bahasa Inggris yang paling dapat dipercaya, adalah yang dikerjakan oleh Dr. Arthur J. Arberry, Ketua bidang kajian Timur Tengah di Universitas Cambridge, yang juga adalah seorang profesor di bidang kajian mengenai Arab dan Persia yang tersohor. Dalam dua jilid bukunya yang sangat terkenal, yang berjudul Religion in the Middle East, Prof. Arberry menyebutkan bahwa Islam merupakan “agama kaum Arab dengan corak keanehan”, karena Islam sebagai satu agama dan sekaligus budaya menyatu secara fundamental.

Bahkan seorang ahli dan cendekiawan Islam seperti Dr. Ali Dashti, Mantan Menteri Luar Negeri Iran, dalam bukunya yang berjudul “23 Years: A study of the Prophetic Carier of Mohammad”, dengan cermat mencatat betapa Islam harus dipahami dalam nuansa keberadaannya yang sangat erat menyatu dengan budaya Arab abad ketujuh.

Agama Di Barat

Kaitan ini membuat orang – orang Barat sulit memahaminya, karena di dunia Barat agama dipandang sebagai sesuatu hal yang bersifat amat pribadi dan perorangan bukan bersifat budaya. Misalnya, kekristenan tidak menuntut bahwa masyarakat masa kini untuk berbusana sesuai dengan aturan berbusana abad pertama. Mereka tidak perlu jenis – jenis hidangan yang dimakan Yesus. Jadi kekristenan merupakan “supra budaya” yang mengizinkan masyarakat untuk hidup, berpakaian, dan makan sesuai dengan budaya yang mereka hadapi dari zaman ke zaman.

Namun tidak demikian dengan Islam. Ketika Islam menjadi agama yang dominan di suatu negara, maka seluruh budaya asli dari negara tersebut akan diubah dan digantikan oleh budaya Arab abad ke -7.

Inilah yang menyebabkan begitu sulit bagi umat Muslim untuk mengubah dirinya menjadi penganut agama lain. Segenap aspek kehidupannya telah terdikte oleh Islam. Umat Muslim harus mengikuti apa yang telah didiktekan oleh Islam tanpa memperdulikan di mana dia tinggal atau apa yang dia pikirkan.

Tidak Ada Ruang Sekuler

Bagi umat Muslim tidak ada ruang “sekuler” yang memberi kebebasan padanya di luar ikatan agama Islam. Bagi umat Muslim yang taat, Islam adalah kehidupannya sebagaimana yang dinyatakan oleh Kerry lovering :

Islam adalah cara hidup secara menyeluruh bukan hanya sekedar agama. Dalam Islam tidak terdapat pemisahan antara mesjid dan negara seperti halnya pemisah antara gereja dan negara yang berlaku di Barat. Dalam Islam, agama dan politik adalah satu.

Seorang kelahiran Mesir yang bernama Victor Khalil menyatakan : Islam mengatur setiap aspek kehidupan sedemikian rupa sehingga budaya, agama dan politik di negara muslim menjadi tidak terpisahkan.

Muhammad mengadopsi budaya Arab yang dikenal di sekitarnya, beserta kebiasaan – kebiasaan sakral dan duniawinya, dan menjadikannya agama Islam.

Rasisme Arab

Sering kurang disadari, namun Islam sesungguhnya dijiwai oleh suatu bentuk rasial terselubung dari budaya Arab abad ke -7, di mana ekspresi politisnya, urusan keluarganya, hukum tata boganya, busananya, ritus agamanya, bahasanya, dan lain – lain harus diterapkan di atas semua budaya lain yang ada di dunia.

Mitos Ismael

Salah satu contoh dari rasisme Arab adalah mitos yang menyatakan bahwa orang – orang Arab adalah keturunan Abraham melalui puteranya yang bernama Ismael. Pernyataan ini diungkapkan sebagai jawaban kepada orang – orang Yahudi yang membanggakan Abraham sebagai Bapak bangsanya.

McClintock dan Strong dalam ensiklopedia mereka yang sangat terkenal mengenai agama memberi komentar sebagai berikut:

Pendapat umum mengatakan bahwa orang-orang Arab, baik yang berasal dari selatan maupun utara, adalah keturunan dari Ismael; Ayat dalam Kitab Kejadian 16:12…seringkali ditafsirkan sebagai nubuatan bagi kaum Ismael menjadi bangsa Arab dengan segala kelebihannya terhadap bangsa-bangsa lain. Tetapi perkiraan ini (sejauh yang menyangkut makna yang benar dari teks tersebut di atas) didasarkan pada pemahaman yang salah atas asal usul pembentukan kaum Ibrani asli.

Nubuatan ini justru digenapi dengan kenyataan yang dapat disaksikan di aman keturunan Ismael bermukim terpisah lebih ke arah timur dibandingkan dengan kantong pemukiman keturunan Abraham dengan pihak Sara maupun Keturah (istri Abraham yang terakhir).

Dengan demikian pandangan yang menyatakan bahwa keturunan Ismael itu adalah orang-orang Arab yang bermukim di bagian selatan adalah tidak berdasar sama sekali; dan kelihatannya pandangan tersebut datang dari tradisi yang sengaja diciptakan oleh kebanggaan Arab yang menganggap bahwa mereka, seperti halnya dengan Yahudi, adalah berasal dari benih Abraham. Kebanggaan kosong inilah yang menodai Islam dan memalsukan seluruh sejarah Abraham dan anaknya Ismael, di mana panggung peristiwa yang sebenarnya terjadi di Palestina telah ditrasfer ke Mekah….

Kebanyakan buku-buku referensi yang berotoritas mengenai Islam menolak klaim bahwa bangsa Arab merupakan keturunan Abraham. Encyclopedia of Islam yang sangat bergengsi mengidentifikasikan bahwa rumpun orang-orang Arab justru berasal dari bangsa yang bukan keturunan Abraham.

Bahkan Dictionary of Islam mempertanyakan pendapat yang menyatakan bahwa bangsa Arab adalah keturunan Ismael.

[ Bagaimana Ismael bisa menjadi bapak bangsa Arab? Abraham bukan orang Arab. Hagar – ibunya Ismael- bukan pula orang Arab, melainkan budak dari Mesir. Malahan Hagar mencarikan seorang perempuan Mesir bagi Ismael sebagai istrinya. Jadi Ismael bukanlah orang Arab yang dapat menurunkan bangsa Arab. Apalagi dari Hadis ( Terjemahan HSB 1475) ternyata Ismael justru belajar bahasa Arab dari orang-orang Arab yang telah exist sebagai suku bangsa sebelum ada Ismael]

Suatu Debat Radio

Dalam sebuah pembicaraan radio pada tahun 1991 saya memberi komentar bahwa bangsa Arab bukanlah keturunan Abraham. Seorang Muslim Amerika berkulit hitam, menanggapi dan menyatakan tidak setuju dengan pandangan saya tersebut.

Dia menyatakan dengan tegas bahwa bangsa Arab betul-betul keturunan Ismael. Ketika saya meminta bukti padanya, dia hanya mengatakan bahwa dia diberitahu demikian oleh teman-teman Arab. Tentu saja saya tidak terkesan dengan bukti itu. Saya bertanya lebih lanjut padanya: “Jika semua orang Arab di Timur Tengah adalah keturunan Abraham, bagaimana dengan bangsa-bangsa lain seperti bangsa Akadian, Sumeria, Assyria, Babilonia, Persia, Mesir dan Hitti, dan lain-lain yang telah ada dan hidup sebelum, selama dan sesudah Abraham? Bagaimana dengan berjuta-juta orang dari bangsa-bangsa tersebut yang sesungguhnya bukan keturunan Abraham? Ke mana perginya mereka?“ Atas pertanyaan tersebut dia tidak dapat memberikan jawabannya.

Suatu Alasan Religius

Alasan yang mendesak para Muslim menyatakan diri mereka sebagai keturunan abraham adalah sesuatu yang sifatnya religius. Alquran merubah setting kesejarahan moyang-moyang Alkitab dari Palestina ke Mekah. Alquran bahkan menyebutkan bahwa Abraham membangun kembali Kaabah. Jadi, bilamana dibuktikan bahwa Abraham tidak pernah tinggal di Mekah dan dengan demikian bangsa Arab bukan keturunannya, maka Alquran sendiri akan tersingkir. Bukti arkeologi menunjukkan dengan jelas bahwa Abraham memang tidak pernah tinggal di Mekah. Dia berasal dari kota Ur, yang ditemukan di Irak. Dari kota Ur dia kemudian menuju arah barat Palestina. Contoh-contoh berikut ini akan menunjukkan tanpa ragu-ragu betapa Islam itu kultural sifatnya.

Hukum Islam Arab

Pertama, Muhammad mengadopsi hukum-hukum politis yang mengatur suku-suku bangsa Arab abad ke-7 dan menjadikannya sebagai hukum-hukum Allah. Menurut hukum tersebut seorang Sheik atau pemimpin mempunyai kekuasaan mutlak atas para bawahannya. Tidak terdapat konsep-konsep mengenai hak-hak sipil atau hak-hak pribadi di dunia Arab abad ke 7. Pimpinan suku memutuskan apakah anda perlu hidup atau harus mati. Itulah sebabnya mengapa negara-negara Islam tidak dapat terhindar dan selalu diperintah oleh para diktator atau “orang kuat” yang memerintah secara tirani. Ada 21 negara-negara Arab dan tidak ada satupun yang demokratis.

Mengapa Tidak Ada Demokrasi?

Demokrasi tidak pernah berkembang baik di negara-negara Arab karena sandungan agama Islam. Semakin sekuler sebuah negara Arab, semakin “demokratislah” bangsa itu. Negara Mesir yang cukup tinggi kesekulerannya adalah salah satu contoh dari keadaan tersebut di atas. Tetapi dari waktu ke waktu fundamentalis Islam kembali menjadi dominan dalam suatu negara. Ketika itu bangsa tersebut akan terseret kembali ke zaman “kegelapan” dunia Arab abad ke- 7.

Iran adalah contoh aktuil di mana pemimpin agama mengambil alih pemerintah. Pemerintah yang memiliki kekuasaan yang tidak terbatas dari kekaisaran Ottoman serta para diktator masa kini dari negara-negara seperti Lybia, Jordan, Iran, Irak, Syria, Sudan, Yaman, dan lain-lain adalah contoh-contoh dari tirani Arab abad ke 7 yang dicangkokkan pada abad modern sekarang.

Hak Hak Warga Negara (Sipil )

Karena tidak mengenal konsep kebebasan individu atau hak – hak warga negara dalam kehidupan suku-suku bangsa Arab abad ke 7, hukum Islam juga tidak mengenal kebebasan berbicara, kebebasan beragama, kebebasan berkumpul, atau kebebasan pers. Itulah sebabnya mengapa umat non-Muslim, seperti umay Kristen atau umat Bahais ( suatu aliran agama yang didirikan oleh Husayn Ali baha’u’llah di Iran pad atahun 1963) secara rutin ditiadakan hak-haknya bahkan hak-hak asasinya yang paling mendasar sekalipun.

Untuk membuktikan bagaimana perlakuan kaum Muslim terhadap orang-orang Yahudi dan Kristen selama 1400 tahun, lihat dan baca dokumentasi secara terperinci yang ditulis oleh Bat Ye’or’s dalam bukunya The Dhimmi: Jews and Christians Under Islam (Fairleigh Dickinson University Press, 1985.)

Di Negara Barat, masyarakat bebas memprotes apapun yang dilakukan oleh pemerintahnya. Itulah sebabnya beribu-ribu orang diperbolehkan memprotes perang sekutu melawan Irak. Mereka bebas berbicara dan berkumpul untuk melakukan protes tersebut.

Tetapi apa yang terjadi ketika mereka tinggal di negara Islam sendiri, lalu ingin memprotes Perang Teluk? Misalnya mereka yang ada di Saudi Arabia? Tidak ada kebebasan untuk memprotes!

Dan ini dilaporkan dalam Associate Press pada tanggal 2 Feburari 1991:

Pangeran Nasef telah memberi peringatan bahwa setiap orang yang merendahkan Sekurit Kerajaan akan dihukum mati atau dipotog kaki atau tangan-Nya. Sebaliknya, mereka yang melakukan protes di negara Barat mengenai perang tersebut bahkan tidak akan mendapatkan tiket denda, apalagi dikenakan hukuman potong tangan dan kakinya mereka.

Sembahyang Menghadap Mekah

Seorang Muslim diwajibkan sembahyang lima kali sehari. Hal ini tentunya tidak mengganggu karena sembahyang merupakan hal yang baik untuk dikerjakan. Namun, seorang Muslim juga diperintahkan untuk sembahyang menghadap ke Mekah, yang terletak di Saudi Arabia, sehari lima kali. Dengan demikian dia diingatkan bahwa setiap hari dia harus tunduk dalam ketaatannya pada Arabia sebanyak lima kali.

Bagaimana kalau seandainya ada agama Rusia yang mewajibkan kita sujud menyembah menghadap Moskow lima kali sehari? Bagaimana dengan aliran agama Washington yang menyatakan kita harus sujud menyembah lima kali sehari menghadap arah Washington D.C., atau agama Jepang yang akan mewajibkan kita tunduk dan menyembah sekian kali menghadap arah Tokyo? Lalu bagaimana jadinya dunia ini?

[Sembahyangnya Muhammad dan pengikut-pengikutnya semula berkiblat ke Yerusalem. Namun atas perintah Allah yang tiba-tiba, Muhammad merubahnya ke arah Baitullah, Mekah dengan alasan kewenangan ilahi bahwa semua arah adalah haknya Allah semata].

Tindakan sujud menyembah dalam sembahyang sehari lima kali menghadap arah Mekah Arabia hanyalah suatu tanda wujud pemaksaan kultural, yang sekaligus merupakan Keberadaan imperialisme budaya yang menjiwai Islam.

Menunaikan Ibadah Haji Ke Mekah

Walaupun sangat berat dan membutuhkan biaya besar, seorang Muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah, Arab Saudi, paling sedikit sekali selama hidupnya.

[Sekalipun yang tidak mampu keuangannya bisa mengecualikan diri dari tuntutan ini; namun setiap muslim tentu merasakan diri tertekan secara sosial psikologis untuk berusaha memenuhi rukun tiang Islam ini].

Bayangkan seandainya ada agama Rusia yang memerintahkan pengikutnya di seluruh dunia untuk menunaikan ibadah penyembahan di Lapangan Merah, Moskow, paling sedikit sekali selama hidupnya, atau agama Amerika yang memerintahkan pengikutnya untuk menunaikan perjalanan ibadah ke Tugu Peringatan Washington, Amerika Serikat.

Bukti sejarah dengan jelas menunjukkan bahwa Muhammad mengadopsi upacara keagamaan para penyembah berhala yang telah ada pada zaman pra-Islam yang dilakukan di Kaabah Mekah dalam rangka memenuhi tuntutan para pedagang Mekah yang akan memperoleh keuntungan dan uang dalam jumlah besar dari hasil upacara keagamaan tersebut. Jadi karena alasan keuangan dan budayalah Islam mengadopsi praktek upacara naik Haji yang berasal dari paganisme berhala pada zaman pra-Islam di Kaabah Mekah.

Perintah menunaikan ibadah haji tersebut merupakan sesuatu yang kejam dan tidak perlu serta menjadi beban berat bagi orang-orang Muslim yang miskin di dunia ketiga yang harus berhemat dan menabung seumur hidupnya untuk memenuhi “syariat” Islam ini. Perintah tersebut sama-sama tidak masuk akalnya dengan seandainya ada perintah untuk menunaikan suatu ibadah keagamaan ke Washington D.C. atau ke Moskow.

Aturan – Aturan Hukum Mengenai Makanan

Makanan-makanan apa yang bisa diterima, dan apa-apa yang tidak bisa diterima dari zaman Arabia abad ke 7, kini dimandatkan Islam untuk seluruh manusia.

Apa-apa yang dimakan dan yang dipantangkan oleh Muhammad sekarang diamanatkan menjadi hukum surgawi untuk semua orang.

Kerudung Wanita

Alangkah mundurnya zaman, bahwa apa yang dikenakan oleh wanita pengembara yang berpindah-pindah (nomad) di gurun pasir Arabia pada abad ke 7 sekarang diamanatkan oleh Islam sebagai peraturan hukum berbusana bagi wanita Muslim di negara manapun mereka tinggal.

Memang beralasan dan bisa dimengerti kalau anda tinggal di padang pasir, anda perlu mengenakan pakaian yang dapat menutupi tubuh anda dari kepala sampai kaki dengan maksud untuk melindungi diri anda dari sengatan matahari (dan tiupan debu) di gurun pasir tersebut. Wanita Arab memang sudah berpakaian demikian jauh sebelum Muhammad lahir. Namun memaksakan busana gurun seperti itu kepada para wanita di manapun mereka berada, hanyalah merupakan suatu bentuk Imperialisme budaya.

Hak – Hak Wanita

Hakikat penindasan Islam terhadap wanita terlihat dengan jelas dari penolakan Islam terhadap hak-hak azasi wanita bahkan yang mendasar sekalipun.

Ali Dashti, seorang ahli mengenai Islam yang sangat terkenal, menyatakan: Dalam masyarakat Arab sebelum Islam, para wanita tidak mempunyai status sebagai orang merdeka, mereka dianggap menjadi milik kaum laki-laki. Segala macam perlakuan tidak manusiawi terhadap wanita masa itu sudah menjadi pemandangan yang biasa dan memang diijinkan.

Alquran menyatakan dalam Surat 4 : 34 : “Laki-laki adalah pemimpin atas perempuan…. Dan perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan kedurhakaan mereka maka nasihatilah mereka, pisahkanlah (dirimu) dari tempat tidur mereka dan pukul mereka…”

[Kedurhakaam di sini diartikan meninggalkan kewajiban istri, seperti meninggalkan rumah tnpa izin suaminya. Sebaliknya “kedurhakaan” suami terhadap sang istri tidak di apa-apakan].

Bahasa Arab-nya sendiri menggunakan kata yang lebih keras maknanya daripada kata “pukullah mereka”. Kata yang digunakan sesungguhnya bermakna “cambuklah mereka”. Mohammad Pickthal, telah menterjemahkannya secara tepat dalam terjemahan Alquran yang ditulisnya.

Pembelaan Ranting

Dalam suatu program radio yang bisa dihubungi oleh para pendengarnya via telepon di Los Angeles, seorang Muslim membela bahwa kata Arab yang diterjemahkan “pukullah mereka” itu sebetulnya hanya berarti “suatu sabetan ranting secara amat ringan” kepada pergelangan tangan. Tetapi saya menunjukkan bahwa kata Arab yang sama itu telah digunakan untuk menyatakan bagaimana unta-unta dan penjahat-penjahat dipukuli! Siapa yang sedemikian bodohnya untuk percaya bahwa menyabet pergelangan tangan dengan sebuah ranting secara amat pelan akan mampu mengendalikan unta-unta liar atau cukup menghukum para penjahat.

Wanita Dan Islam

Dashti memberikan komentarnya: “Pernyataan bahwa laki-laki adalah pemimpin atas perempuan-perempuan dalam Surat 4 : 34 membuktikan adanya ketidaksamaan hak-hak sipil bagi laki-laki dan wanita. Kalimat tersebut dilanjutkan dengan dua penjelasan mengenai keunggulan laki-laki atas wanita.

Dalam hukum Islam, ahli waris laki-laki memperoleh lebih banyak bagian daripada ahli waris wanita. Juga bobot kesaksian yang diberikan oleh laki-laki (yang jadi saksi) lebih dapat dipercaya daripada kesaksian yang diberikan wanita. Untuk persisnya warisan kepada laki-laki adalah dua kali lebih banyak daripada warisan kepada wanita.

Dan kesaksian laki-laki dalam pengadilan adalah berbobot dua kali lipat ketimbang kesaksian wanita. Hak menceraikan ada pada para suami, para istri tidak berhak sama sekali”.

Dari waktu ke waktu kami akan merujuk kepada pernyataan dari para ahli / sarjana Muslim seperti halnya Ali Dashti, agar para sarjana Barat tidak dianggap membuat pernyataan tersembunyi yang kurang jujur demi menjelekkan Islam. Penemuan-penemuan mereka didukung oleh para ahli dalam bidang studi mengenai Timur Tengah yang sangat terkenal baik dari kalangan Muslim maupun non Muslim.

Penyangkalan atas hak-hak sipil kaum wanita Muslim yang tercantum dengan jelas di Alquran sendiri sesungguhnya merupakan pencerminan dari budaya Arab abad ke 7, serta merupakan sikap yang merendahkan perempuan.

Bahkan hingga kinipun, wanita Muslim dapat diperlakukan sebagai orang tahanan di rumah mereka sendiri. Hak-hak mereka untuk keluar rumahpun dapat ditiadakan atau dicabut kalau suami mereka menghendaki demikian.

Di negara Islam seperti Kuwait wanita tidak punya hak untuk memberikan suara dalam pemilihan umum. Di negara Islam seperti Iran, para wanita harus membawa izin tertulis dari suami mereka untuk keluar rumah. Di Saudi Arabia wanita bahkan tidak punya hak untuk mengemudikan mobil sendiri.

Sebuah Kasus Yang Mendapat Sorotan

Pada tanggal 10 Maret 1991, Majalah New York Time (hal 24-46) melaporkan berita mengenai hak-hak wanita di Arab Saudi sebagai berikut: Krisis teluk pada musim gugur tahun lalu menimbulkan gelombang demonstrasi umum yang dilakukan oleh para wanita. Mereka menyuruh sopir mereka keluar dari mobil kemudian mengemudikan mobilnya sendiri membentuk suatu konvoi menentang larangan mengemudi bagi wanita. Kejadian itu dengan cepat mengundang reaksi keras dari para penganut agama yang fanatik. Dengan mendapat persetujuan pemerintah serta merta mengadakan kampanye tantangan melawan tindakan para wanita tersebut.

Isu mendasar dari ketegangan-ketegangan tersebut adalah harapan besarnya kekuasaan yang bisa dimiliki oleh sebuah institusi keagamaan, khususnya polisi keagamaan, “mutawwa”. Mereka berpatroli di jalan-jalan dan mal-mal perbelanjaan, memperingatkan para wanita untuk menutup wajah mereka dan para pemuda untuk bersembahyang. Hanya ada 47 wanita yang ngotot mengemudikan mobilnya sendiri. Dan terhadap hal ini seorang intelektual Arab Saudi menyeletuk: “Mari kita saksikan apa yang terjadi dengan mereka. Mereka dilemparkan pada serigala-serigala.” Pemerintah menghukum mereka sekejam mungkin sebagai peringatan bagi para pembangkang lain.

Tak pelak lagi, sebagian dari wanita pembangkang tersebut yang punya profesi sebagai dosen di salah satu Universitas di sana langsung dipecat atas perintah raja. Mereka, Beserta beberapa anggota keluarga mereka, dilarang meninggalkan kerajaan.

Mereka diperintahkan untuk tidak menjumpai para reporter Barat atau mendiskusikan keadaan mereka dengan orang luar manapun, dan mereka diperingatkan bahwa mereka akan diberi hukuman pembalasan berikutnya kalau mereka mencoba mengemudikan mobil lagi atau menggelar demonstrasi lain.

Biar bagaimanapun, perlakuan pemerintah atas para wanita tersebut masih jauh lebih baik daripada perlakuan institusi keagamaan terhadap mereka …. Lihat, dari atas podium politik kerajaan yang paling berpengaruh yaitu mimbar-mimbar mesjid, para fundamentalis Sheik mencela dengan keras para wanita tersebut. Dalam khotbah-khotbah Jum’at setelah peristiwa demonstrasi itu, para wanita yang terlibat dicap sebagai “anggota komunis merah”, “sekularis Amerika yang najis”, “pelacur dan wanita jalang”, “wanita rendah/nista”, dan “penganjur kebejatan moral”.

Nama, pekerjaan, alamat, dan nomor telepon mereka didistribusikan terbuka di sekitar mesjid atau di tempat-tempat umum lain dalam bentuk selebaran/pamflet.

Salah satu selebaran menuduh mereka sebagai orang yang murtad dari Islam, suatu perbuatan pelecehan agama yang pantas mendapat hukuman mati di Arab Saudi.

Sebagian daripada para wanita tersebut tetap tidak mau bertobat, karena meyakini bahwa persoalan mengenai status mereka akan disidangkan. “Persoalannya bukanlah mengendarai mobil”, kata salah satu dari mereka.

“Persoalannya adalah bahwa di Arab Saudi, saya hidup sebagai manusia dari puser sampai lutut”, (hidup hanya untuk melayani sex, hamil dan melahirkan anak saja).

Hukuman Yang Tidak Wajar Dan Kejam

Pemenjaraan tanpa proses yang selayaknya; penyiksaan; pembunuhan politik; pemotongan tangan, kaki; telinga, lidah dan kepala; mencungkil mata. Semua hal tersebut masih merupakan bagian dari hukum Islam sampai masa kini karena mereka merupakan bagian dari budaya Arab abad ke-7.

Dunia Barat memandang hal-hal seperti itu sebagai tindakan barbar dan tidak selayaknya mendapatkan tempat di dunia modern ini.

Kesimpulan

Islam jelas merupakan agama berdasarkan budaya Arab abad ke-7. Kalau hal ini tidak dimengerti dengan baik, tidak mungkin Islam dipahami secara benar.

Kalau pokok masalah yang mendasar ini tidak dipahami, orang-orang akan sulit mengerti mengapa orang-orang Muslim berpikir dan bertindak demikian. –

32 Responses to “Bab 2 Kunci Memahami Islam”

  1. unknown said

    Kalo semua orang mempraktekan kehidupan pada abad ke-7, dunia ini repotnya seperti apa ya?
    Untung ane hidup di jaman sekarang dan hidup dengan aturan kemerdekaan yang sebenarnya..
    Tidak bisa membayangi kalo, apa yang tertuang pada bacaan di atas deberlakukan pada zaman sekarang..
    Apa kata dunia???

    • Anonymous said

      orang yang bodoh adalah yang merasa logikanya yang paling benar….orang yang tolol adalah orang yang diberi tahu kebenaran tapi tidak bisa menerimanya padahal dia tahu yang diberitahu itu benar, tapi orang yang pintar adalah orang yang berani mengakui kebenaran ,,,,,kasihan ya agama mu yang menyembah patung yang hanya pake kolor saja …..ga takut tuh kena undang-undang porno grafi?????

      • Ar1st0n said

        justru ketololan dan kebodohan itu ada pada mu semuanya
        ” kasihan ya agama mu yang menyembah patung yang hanya pake kolor saja ”
        kata katamu itu menyatakan bahwa elu nganggap logika lu lebih bener

    • Anonymous said

      sebagai muslim hendaknya jgn mencela tuhan agama lain, karna itu dilarang oleh rasulullah muhammad. kita hanya diperintahkan untuk mengingkari keyakinan2 atau agama yang telah ditunjukkan oleh Allah dalam quran, terserah orang ngomong apa tapi ketahuilah bahwa omongan mereka itu tdk ada pengaruhnya apa2 terhadap orang islam yang baik dan benar wa allahu a’lam.

  2. auk ah gelap said

    he he he…
    sungguh logika manusia itu sangat terbatas sekali. sama seperti halnya dengan anak kecil yang menolak perintah dan larangan orang tuanya. padahal dia tidak tahu apa-apa, sedangkan perintah dan larangan dari orang tua itu demi masa depannya.
    teruslah berkarya saudara, ledakkanlah segala kemampuan logikamu. sebelum logika itu mencapai titik akhir, janganlah bertanya pada hati nurani.

  3. sijambul said

    berlogika dan berhakekatlah sampai pol dan puas,
    ada peribahasa
    sudiro joyo diningrat lebur dening pangastuti
    dan keywordnya “taqwa”

    • mampir said

      @Sijambul,
      Sudiro tuh seorang jendral (kalo gak salah).
      Joyodiningrat, tuh nama keturunan bangsawan Jawa.
      Lebur ….. hancur-lebur …
      Dening, …. ????
      Pangastuti, si Tuti tuh tante saya yang asli Padang.
      btw, bisa dong mas terjemahin secara lengkap, jd yang gak tau bisa ngerti.
      saya tau bahasa Jawa, kaya akan kata2 mutiara spt itu.

  4. Dr. Robert Morey – Islamic Invasion
    http://muslimharustahu.wordpress.com/islamic-invasion/
    Dr. Robert Morey – Punulis@Islamic.invasion.com

  5. terang said

    klo gk ada logika dan rasa ingin tau secara rasional maka gk akan ada teknologi yg -justru- muslim pake skrg tapi anehnya mereka slalu menolak rasionalitas dan logika dlm banyak hal. muslim meyakinkan diri mreka klo mreka tidak bisa menjawab suatu persoalan maka jawabannya adalah Kepasrahan. ini bukan bentuk rendah hati tapi bentuk ketidakmampuan menjawab dan berusaha menjawab persoalan. muslim islam cenderung lari dari persoalan dan hanya membuat penyangkalan2

    • Safriadi said

      Bulshit !

      Why you didn’t study and see your religion ?

      Can People make other people become a GOD after 200 years like you ‘ve made to Massenger of ALLAH jesus in Nicea Consia !

      • mampir said

        @Safriadi,
        kamu ini tipikal muslim !!! gak sanggup debat (berargumentasi), eh malah kabur ke Kristen ! disini sedang dibahas Islam, jadi tetap fokus ke Islam ! kalo kamu gak sanggup bela Islam mendingan MURTAD saja, dari pada ngomong gak karuan.

      • silangnabadia said

        @mampir
        jika saudara/i mu murtad, apa tindakanmu ?

      • Mahmed said

        Dear Safriadi,

        Saya rasa Anda perlu untuk belajar mengenai sejarah kekristenan bukan dari ajaran alim ulama yang ingin menjatuhkan kekristenan. Faktanya, Nicea tidak “menuhankan” Yesus sebagaimana yang dituduhkan pembenci-pembenci Kristen. Pada dasarnya, dua pihak yang bertikai waktu itu, Arius dan Aleksander, setuju bahwa Yesus memiliki substansi Illahi. Hanya saja dalam pandangan Arius, Yesus tidak sehakikat dengan Bapa, yaitu kekekalan; dengan asumsi bahwa sekalipun Yesus [Logos] adalah yang pertama diciptakan dan memiliki keistimewaan ketimbang ciptaan lainnya, ada masa di mana Logos tidak ada. Dengan demikian, Bapa berasal dari kekekalan sedangkan Logos tidak. Perdebatan utama hanya seputar masalah ini. Lagipula isu mengenai keillahian Yesus ditetapkan oleh Konstantine adalah kebohongan belaka. Nyatanya, setelah Konsili tersebut Athanasius harus berjuang mati-matian membela imannya mengenai hakikat Logos [yang mengacu pada pembukaan Injil Yohanes di mana Logos adalah Allah itu sendiri]. Secara politik Konsili Nicea hanyalah upaya menyatukan perdebatan dua kubu yang membahayakan keutuhan negara. Jadi bagi Konstantine, muatan theologia di dalam perdebatan Nicea tidak sepenting bahaya perpecahan di negaranya. Oleh karena itu dapat dimaklumi bahwa Konstantine mengajukan sebuah jalan tengah dengan mengajukan konsep bahwa Logos homousios dengan Bapa, yaitu melekat dengan Bapa. Nyatanya hal ini mengecewakan Athanasius yang kemudian memperjuangkan pemahaman iman bahwa Logos dan Bapa adalah sehakikat dan sama.

        Jangan kira bahwa kaum Kristen tidak jeli dengan sejarah kepercayaannya. Saya rasa Andalah yang perlu terbuka dengan kritikan terhadap agama Anda.

        Salam

      • Mahmed said

        @ Silangnabadia

        Orang yang murtad adalah orang yang menolak kebenaran. Kebenaran yaitu bahwa Allah, Tuhan semesta alam, eksis dan memerintah dunia. Pertanyaannya Allah yang seperti apakah dia?

        Jelas, jika seorang saudara/i kita berpindah agama atau setidaknya menjadi atheis, kita terdorong oleh naluri alamiah kita untuk menanyakan alasan kemurtadannya. Dan andai pun dia berada pada kebimbangan adalah baik jika dia diberi fakta [bukan arahan] mengenai hakikat masing2 agama, kritikan terhadap agama2 tersebut, dan kemudian membiarkannya memilih. Sayangnya, banyak orang yang berpindah agama hanya karena alasan sepele, yaitu cinta. Jika alasan seperti inilah yang memotivasi dirinya, kenapa sibuk2 meyakinkan dia untuk bertahan pada keimanannya sekarang? Hal itu hanya akan menimbulkan perbantahan dan pertentangan.

        Salam

  6. LOGIKAMU DIMANA..? said

    @ MAMPIR,

    KLO HANYA MAMPIR NANTI TDK DAPAT INFORMASI YANG BENAR. TETAP DAN LANJUTKAN., SAYA PERCAYA ANDA AKAN TAHU KEBENARANNYA.

    PENGARANG INI HANYA INGIN MENJELEKKAN ISLAM..TANPA ADA BUKTI YANG KUAT DAN BENAR..
    FAKTA-FAKTA, AYAT-AYAT ALQUR-AN, HADIST-HADIST YANG DIMASUKKAN DIDALAM TULISAN ADALAH TIDAK BENAR..
    SAYA BERANI BERTARUH SAMA ANDA JIKA ITU TIDAK BENAR.
    ADA UNSUR PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN…
    SELALU INI DILAKUKAN OLEH PENDETA-PENDETA ANDA…

    COBA ANDA CARI DAN PERBANDINGKAN AYAT-AYAT ALQUR-AN SERTA HADIST YANG DITULIS OLEH PENGARANG, PASTI BERBEDA……PASTI……
    SAYA SUDAH BUKTIKAN INI..!!!!!

    • Mahmed said

      Kalo Anda sudah buktikan, kenapa perbedaan ayat2 Quran dan Hadist yang Anda bilang sudah “diedit” gak dipost di sini biar para pembaca tidak “tersesat” sebagaimana pengarang buku ini?

      Sebagai Kristen, saya juga tidak bisa menempatkan semua penuturan di sini sebagai fakta yang mutlak benar. Saya juga perlu bantahan dari orang seperti Anda sehingga saya bisa menyikapi mana yang benar dan mana yang salah. Ayolah, beberapa waktu lalu saya mendengarkan penjelasan mengenai Surga Islam dalam sebuah acara di TV One oleh seorang Habib yang dalam pandangan saya penjelasannya sangat konyol dan GAGAL memberikan penjelasan terhadap orientasi seksual dalam ajaran Islam berkaitan dengan bidadari seksi yang dijanjikan Quran bagi penghuni Surga [yang payudanya tidak berayun-ayun], serta kemampuan seksual pria yang kekuatannya seratus kali lipat. Bahkan, saya melihat kecenderungan kaum Anda untuk berputar2 dalam memberikan jawaban terhadap tuduhan2 kaum pembenci Islam. Seperti halnya dalam kasus di mana Allah Quran bersumpah atas nama Bulan, Matahari, dlsb. Bagi saya penjelasan yang saya dapatkan dari blog2 Islam sangat tidak logis dan konyol. Kaum Anda mengklaim bahwa Allah Quran adalah Allah Ibrahim, Musa, Daud, Sulaiman yang sejatinya, bahkan mengungguli Allah Yahudi dan Kristen. Tapi nyatanya,melalui Alkitab kami diajar untuk tidak bersumpah demi langit, bulan, matahari, atau ciptaan mana pun, melainkan hanya demi nama-Nya saja.

      Saya sendiri tertarik untuk membeli Quran bahkan belajar bahasa Arab secara independen, tanpa melalui pondok pesantren. Sehingga saya bisa mempelajari Quran secara obyektif tidak seperti yang diajarkan oleh seorang guru agama yang subyektif. Tentang subyektifitas guru agama saya pernah punya pengalaman sendiri ketika saya masih sekolah di SD Negeri di kampung saya. Beliau mengatakan bahwa pohon-pohon akan tunduk tiap kali nabi Muhammad lewat melalui mereka. Bisakah kalian menunjukkan ayat tersebut dalam Quran? Bahkan, ada sebuah “ajaran’ yang mengklaim bahwa bagi Muslimin Nereka hanyalah persinggahan belaka. Namun bagi kafir Nereka menjadi hukuman yang kekal siksanya. Sayangnya, ada sebuah blog Islam yang “lumayan” obyektif menyatakan bahwa ajaran seperti itu tidak ada dalam Quran. Anehnya, blog ini adalah blog yang disusun untuk membela iman Islam! Jadi, Anda bisa lihat kesimpulan saya? Ada semacam kekacauan dalam tafsir, ajaran, dan pembelaan pokok iman Islam.

      Belum lagi, kaum Anda sering menuduh mengenai isu mengandungnya Maria oleh Roh Kudus sebagai lawakan. Padahal, secara nyata dan jelas Quran pun mengakui bahwa Miryam mengandung oleh Rohul Kudus. Demikian pula, dalam peristiwa Isra Mi’raj disebutkan bahwa posisi nabi Isa di surga tidaklah ada pada Surga tertinggi, namun anehnya ada ajaran dalam agama Anda yang menyebutkan keutamaan nabi Isa, yaitu ketika Ia datang kedua kalinya, mengalahkan Dajjal, dan menghakimi manusia pada akhir zaman. Secara unik, nabi Isa dalam versi Quran sebenarnya memiliki karakteristik Illahi, yaitu mampu menciptakan kehidupan : ingatkah Anda kisah di mana nabi Isa menciptakan burung-burung merpati melalui segenggam tanah [debu] yang kemudian dihembuskan-Nya nafas kehidupan?

      Sejatinya, saya melihat bahwa cara pandang kaum kalian terhadap agama berbeda dengan cara pandang kaum Kristen. Islam membenarkan dongeng bombastis dan penjelasan aneh untuk membela imannya. Sedangkan Kristen, mau tidak mau, telah dibedah dan ditelanjangi demi Kebenaran yang logis dan manusiawi.

      Jika Anda membela iman Anda dengan cara pandang Anda yang tetap seperti ini, ketahuilah, percuma bagi Anda untuk mencari tahu argumen2 pembenci Islam selain hanya untuk memupuk kebencian dan kemarahan saja.

      Salam.

      • LOGIKAMU DIMANA..? said

        @ Mahmed

        Saya akan membuktikan kebenaran salah satu dari ayat Al-quran yang dikutip oleh penulis dalam karangannya, semoga ini membuka logika anda untuk menilai karangan diatas benar atau tidak…,sebenarnya begitu banyak yang ingin saya sanggah tetapi keterbatasan tempat dan waktu yg tak mungkin akan saya tuliskan disini.

        Perbedaan ayat Al-Quran yang ditulis dan diartikan sesat oleh pendeta Robert Morey :
        ” tak ada alasan yang diberikan Allah untuk mengubah kiblat kecuali membingungkan, lihat Surat 2:142. Para ahli melihat bahwa itu lebih merupakan alasan “tak usah berkiblat” ketimbang perintah untuk mengubah kiblat (karena semua arah adalah sama kepunyaan Allah). Tetapi fakta riilnya adalah bahwa Muhammad gusar ketika diperolok-olok mencontek upacara kaum Yahudi dan tetap tidak mendukung dirinya, sekalipun kiblat sudah diarahkan ke Yerusalem demi mengambil hati mereka. Rupa-rupanya kegusaran inilah yang membuat kiblat perlu diubah”.

        1. tak ada alasan yang diberikan Allah untuk mengubah kiblat kecuali membingungkan.
        2. Para ahli melihat bahwa itu lebih merupakan alasan “tak usah berkiblat”
        3. fakta riilnya adalah bahwa Muhammad gusar ketika diperolok-olok mencontek upacara kaum Yahudi

        Siapa bilang tak ada alasan untuk mengubah kiblat.?.., Para ahli mana yang mengatakan tak usah berkiblat.?., fakta riil dari mana Nabi bahwa Muhammad gusar ketika diperolok-olok mencontek upacara kaum Yahudi.?..

        ARAH KIBLAT DALAM SURAT AL-BAQARAH (2): 142-144

        142. Artinya :Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”

        143. Artinya :D an demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa Amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

        144. Artinya :Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit[96], Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. dan Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

        Jadi tidak benar karangan penulis yg menuliskan tak ada alasan, tak usah berkiblat, serta Nabi Muhammad gusar.
        Sungguh jelas-jelas disini dijelaskan bahwa alasan perubahan ini adalah untuk memastikan antara siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Tidak mungkin para ahli juga tidak bisa membaca tulisan tersebut yg jelas-jelas tertulis.

        Terbukti bahwa ada pengurangan arti dan penjelasan dari pendeta anda…, bukankah begitu.??

      • dante said

        mahmed,Alquran tidaklah semudah itu untuk dibaca.kalau hanya sekedar membaca setiap muslim pasti bisa akan tetapi makna yang terkandung didalamnya yang harus dipelajari.istilahnya setiap muslim pasti bisa mengaji tapi tiadak setiap muslim bisa mengkaji.anda yang seorang nasrani bagaimana mungkin bisa memahami Alquran tanpa memahami hadist nabi.karena yang dapat menjabarkan maksud Alquran hanyalah hadist nabi.sebagai contoh:didalam Alquran ada perintah Shalat lalu bagaimana praktek shalat itu?hadist nabilah yang dapat menjabarkan praktek shalat.saya bersyukur anda berkenan membaca Alquran semoga anda mendapat hidayah.tapi ada yang kurang pelajari juga hadist nabi yang shahih riwayat bukhari-muslim.

  7. LOGIKAMU DIMANA..? said

    ” Tentang subyektifitas guru agama saya pernah punya pengalaman sendiri ketika saya masih sekolah di SD Negeri di kampung saya. Beliau mengatakan bahwa pohon-pohon akan tunduk tiap kali nabi Muhammad lewat melalui mereka. Bisakah kalian menunjukkan ayat tersebut dalam Quran? ”
    JAWAB:
    Anda dan guru anda itu salah, sama gobloknya… logika anda mendengar seperti itu dimana.? malahan anda mencari lebih dalam tentang ayatnya dalam Al-Quran…ya tidak ada. Sebelum percaya dan mengajukan pertanyaan ini berlogika terlebih dahulu. Jangan asal bertanya yg akhirnya berujung mencari kesalahan ajaran agama. begitu juga dengan karangan Robert morey ini…karangan Provokasi….

    ” kaum Anda sering menuduh mengenai isu mengandungnya Maria oleh Roh Kudus sebagai lawakan.”
    JAWAB:
    Jika benar anda telah membeli dan belajar Al-Quran serta benar2 tahu dalam Al-Quran itu ada ayat yg mengatakan bahwa Miryam mengandung oleh Rohul Kudus. mengapa anda kini kembali mempertanyakan tentang komen segelintir orang yang menganggap ini lawakan.? mengapa anda begitu memiliki hasrat membenarkan lawakan dari segelintir orang tersebut dengan berpura-pura mengajukan pertanyaan bodoh ini..?

    ” dalam agama Anda yang menyebutkan keutamaan nabi Isa, yaitu ketika Ia datang kedua kalinya, mengalahkan Dajjal, dan menghakimi manusia pada akhir zaman.”
    JAWAB:
    Memang benar nabi Isa as. akan datang kedua kalinya dan akan menghakimi manusia pada akhir jaman…tetapi bukan menghakimi sebagai Tuhan. Nabi Isa as. akan datang untuk menghakimi dan memberikan kebenaran kepada umat manusia khususnya umat kristen bahwa beliau bukan Tuhan melainkan hanya pesuruh Allah alis Nabi Allah. Kata yg pernah terucap di dalam Taurat bahwa beliau adalah pesuruh Tuhan alias nabi Allah bukan Tuhan. itulah arti menghakimi disini…

    ” Islam membenarkan dongeng bombastis dan penjelasan aneh untuk membela imannya. Sedangkan Kristen, mau tidak mau, telah dibedah dan ditelanjangi demi Kebenaran yang logis dan manusiawi.”
    JAWAB:
    Anda hanya mendengarkan cerita dari seorang ataupun segelintir orang yang tidak paham akan islam, sehingga anda memiliki pendapat islam membenarkan dongeng. saya sarankan coba anda belajar islam kepada Ustad M. Yahya Waloni seorang Doktor Theologiah (bekas pendeta) agama kristen yang telah masuk agama islam. Cari tahu mengapa orang pintar dan sekaliber beliau masuk islam, berani membela mati-matian dalam mengatakan islam lah yang benar padahal beliau sdh begitu jauh mendalami injil…

    BUKA AKAL DAN PIKIRAN ANDA.., JANGAN MUDAH PERCAYA….,
    Coba jawab dengan logika kebenaran kejadian ini :

    1. yesus disalib di Golgotah atau di bukit tengkorak, Golgotah ini ada di pinggiran Yerusslem., saat yesus disalib diceritakan Bait allah terbelah dua, orang mati bangkit, hidup….
    jika kejadian gempar ini benar terjadi, melihat orang mati bangkit dan hidup sudah pasti orang dipinggiran Yerussalem yaitu yahudi, akan menyembah tuhan yesus tapi nyatanya tuhan orang yahudi bukan yesus..tuhan yahudi adalah Yahwe..begitupun tetangga yang dekat dari bukit Golgotah, bangsa arab tidak menyembah yesus…
    dimana logika anda berpikir tentang cerita ini.??? tolong berikan jawaban logika anda…..

    2. Saat anda dan umat kristen di Baptis, disebutkan atas nama Bapa, anak dan roh kudus..
    DAN saat yesus (Tuhan sewaktu di dunia) di baptis oleh Yohanes itu disebutkan atas nama siapa..???
    apakah disebutkan atas nama bapa, anak dan roh kudus juga.??? Masak Tuhan dibaptis nama tuhan juga.? itu berarti yesus bukan Tuhan…
    tolong jawab dengan logika anda…..

    Satu lagi dari saya, apa arti hubungan kelahiran yesus dengan pohon-pohon cemara pada perayaan natal bagi anda…?
    tolong jawab dengan logika yang benar dan rasional…..

    terima kasih..

  8. sekali lagi jauhkanlah kemunafikan dari islam yang selalu menghina kekristenan, tapi tidak disadari banyak karya-karya dari orang krieten dan negara-negara kristen yang anda gunakan bercerminlah dan bertobatlah sesungguhnya kalin hanya meraba-raba dalam kegelapn, kalau islam mencari kebenaran dalam al quran

    • LOGIKAMU DIMANA..? said

      @ Masyoret Ramirez Sibagariang

      Hai bung…, jangan jadi kebo bodoh karena di cucuk hidungnya mau ikut kemanapun apa kata alkitab. Percayalah alkitab itu adalah majalah BOBO (Boong- Boongan). Coba anda pikir dan resapi ayat bodoh ini :

      (Yehezkiel 4:12) :
      ” Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka.”

      Percayalah…, ini bukan firman Tuhan tetapi kata-kata orang yahudi,
      begini kata orang yahudi :
      Kita kacaukan itu akal dan pikiran manusia, klo sudah kacau…..hatipun ikut kacau…. sehingga dengan mudah kita bisa raup itu yang namanya keuntungan dunia…..

      Pertanyaan mendasar bagi anda :
      Apa benar anda akan memakan roti yang dibakar diatas kotoran manusia..?????
      Berpikir sedikit…..renungkanlah……..

      Terima Kasih…!!

      • iwan said

        @ Masyoret Ramirez Sibagariang

        loh, bukankah kita sedang membahas?. bukan menghina?. lalu dengan sombongnya anda membanggakan karya orang kristen. hey bung. saya tahu pasti anda orang intelek. keinginan para penemu (islam, kristen, dll) pasti inginnya untuk khalayak ramai. munafik sekali ketika anda berbicara begitu. kalau itu memang milik kristen, kenapa dijual-belikan ke seluruh dunia?.jika keegoisan seperti itu yang anda keluarkan, kenapa tidak orang kristen saja yang memakai lampu?. toh ilmu itu untuk khalayak ramai. jika keegoisan yang menjadi dasar di dunia ini, maka islam pun tidak akan membagi ilmunya, baik ilmu science dsb. jika anda menganggap kami menghina kristen (bukan membahas) lalu apa yang dilakukan oleh penulis diatas?

  9. murtadianto said

    Informasi yang mencerahkan, dengan alur pembahasan yag struktural, dilengkapi dengan alasan dan penjelasan yang sangat logis dan kritis. Sebagai manusia modern dan demokratis memang sudah sewajarnya kita meninggalkan ajaran-ajaran Arabian itu. Saya jamin, sampai meninggalpun orang-orang muslim masih penasaran akan kebenaran ajaran Islam. Maka dari itu mari kita gali keluhuran budaya dan ajaran budhi dharma leluhur bangsa Indonesia yang jauh lebih manusiawii dan mulia. Rugilah bangsa ini kalo metoda ketuhanan saja harus IMPOR, apalagi dari hasi Updating Arab Jahiliyah.

  10. younedi said

    Ada beberapa kesalahan dr penulis yaitu;
    1. Mengenai ismail bukan orang arab
    Ayah dr nabi ismail adalah ibrahim (abraham) berasal dari iran dan ibunya siti hajar (hagar) berasal dr yaman yg dikirim mnjadi dayang istana raja mesir. Dan kita tahu iran dan yaman adalah masuk dlm kawasan arabia.
    2. Pembagian warisan 50 % utk laki2 bukan krn melecehkan wanita yg dpt 25 % tp krn laki2 mempunyai tanggungjwb yg lebih besar dr wanita seperi : laki2 wajib hukumnya mencari nafkah, menanggung beban ibunya,meminang dll (jd logikanya 50 % tsb digunakan utk membiayai klrg trmasuk istri dan anak sdg wanita 25 % hanya utk dirinya pribadi dan tdk kwajiban utk biayai rmh tangga dan mncari nafkah)
    3. Tentang demo wanita diarab saudi dgn membawa mobil ini jelas lelucon murahan. Tahu kenapa ? Bagaimana mungkin wanita yg tdk pernah pegang setir (bw mobil) lalu tb2 disebut berdemo sambil mengendari mobil.
    4.Dalam islam wanita dan laki2 sama haknya dalam hal bercerai kalo sdh memenuhi syarat.(Contoh ; bila suami berzina, berbuat zalim, tdk memberi istri nafkah lahir dan batin dll) semua diatur dlm islam.(Silahkan tanya kedept.agama)
    5. Tdk ada dlm al-quran dan perkataan nabi muhammad agar wanita meniru pakaian org arab. Yg ada wanita disuruh menutup aurat.mengapa ? Krn tubuh wanita tsb dpt menimbulkan nafsu birahi kpd laki2. Anda tdk percaya sy akan kasih contoh : hampir semua laki2 normal berpikiran negatif (dlm hal seksual) ketika melihat wanita memakai rok mini diatas lutut dan baju you can see drpd melihat wanita berbusana muslimah)

  11. solhood said

    APA LOE TEGA,ORG YG TLANJANG CUMA PAKE KOLOR TRUS NGGANTUNG DITIANG JMURAN.KPANASAN LG.LOE ANGGAP TUHAN TRUS BERDOA AMA DIA.YA GA MUNGKIN TERKABUL LAH.
    YANG ADA MALAH DIA JAWAB,BOROBORO NOLONGIN LOE,GUA JUGA NYANGKUT DITIANG.BUKANNYA BANTUIN LEPASIN PAKU,MALAH MINTA YG ENGGA ENGGA.
    AKIKE KHAN LG KSUSUAHAN CYIN.REMPONG DECH.GIMANA SIH JENG ????

  12. rina said

    agama islam itu, di ajarkan berbagai hal dan di tata sebaik baiknya.. tidur dan makanpun kami di atur, itu suatu anugerah, dan sangat menyatakan bahwa, kita sangat diperhatikan oleh Tuhan, dan kita sangat dijaga betul, agar tidak terjadi kesalahn yg menybabkan kita sama spt org eropa atau org kristen tsb. PELAJARI ISLAM DENGAN BETUL, BARU LAH MULAI MENULIS BUKU!

    • Propesor Dokterandus insinyur buluketek bang Mamad said

      penulis buku ISLAMIC INVATION Dr.ROBERT MOREY bukanlah penulis kacangan Mbak Rina
      buku ini sebenarnya di tulis untuk pembelaan dari buku-buku ya menyerang kaum Kristen.
      oleh penulis ISLAM..
      buku ini ditulis berdasarkan Fakta dan melalui penilitian ilmiah dari berbagai macam sumber Yang terpercaya.

  13. khowdry said

    Subhanallah, Islam sudah mengajarkan berbusa dengan baik dan sopan tanpa harus memperlihatkan aurat. oang lebih menghargai wanita yg berbusan sopan dari pada berbusana yg tidak senonoh. Apa tanggapan orang kalau kita menghadap manusia dengan bercelana pendek/ bikini. PANTASKAH.

  14. assalammualaikum… saudara/i kaum muslimin dan kaum kristen…klu kristen memang benar kenapa di barat mulai memeluk agama islam???kenapa???kebenaran harus di tegakkan kata DR yahya waloni…saya tak dapat mengatakan banyak karena ilmu saya sedikit…dan disana mulai memakai jilbab(penutup aurat)perbandingan wanita berjilbab dan yg memakai baju seksi mana yang lebih besar untuk di zhalimi(diperkosa)saya rasa anda2 sekalian sudah tau jawabannya…dan saya juga tau karena saya juga laki2…tapi saya berlindung kepadamu ya ALLAH dari godaan setan terkutuk…itu saja dari saya…bagi ummat kristen coba anda baca atau anda saksikan bagai mana DR yahya waloni mengupas bible anda…maaf bagi saya pribadi bible bukan injil itu sudah dibuktikan…dan yesus bukan isa…dan tanggal 25 desember bukan kelahiran isa(tapi kelahiran dewa matahari dari bangsa mesir)…terima kasih dan assalammualaikum…

    • Danil said

      Kembalilah kepada kebenaran yg sejati, krn pengikut kristus akan mengikuti apa yg kristus lakukan, dan mengambil bagian dlm penderitaannya

  15. Ananda ayyoe said

    Pada dasarnya semua agama itu baik. Semua itu tergantung dr manusianya sendiri. Saya moslem tapi saya tdk menghakimi salah satu agama itu benar atau salah. Kita hanya manusia yang hidup pada zaman modern. Yang sesungguhnya kita belum lahir pada zaman tersebut. Sejarah itu sebagian buatan manusia. Banyak pendapat dan versi. Jadi untuk sekarang ini sejarah biarlah menjadi sejarah. Masing-masing punya cara untuk beribadah tdk perlu saling menjatuhkan atau menjelekkan. Yang terpenting kita masih punya agama yang diyakini krn kalau melihat sejarah dan asal muasal sejarah dari ibrahim atau abraham tidk pernah ada yang tahu kebenaran karena pada saat ini kita belum hadir di dunia. Siapapun dan darimanapun atau keturunan siapa kita tdk perlu diributkan. Krn sang kuasalah yang menciptakan. Setiap agama punya larangan dan aturan sendiri-sendiri. Silahkan umatnya menjalankan sesuai dengan perintah agamanya. Tanpa melihat sisi kuburukkan dari perintah agama tersebut dan aga yang lain. Ingatkanlah diri masing-masing. Kalau kita matipun yang dilihat hanya amal dan ibadah kepada sang kuasa. Bukan kepintaran kita tentang sejarah asal muasal kita. Yang kita tahu semua adalah keturunan adam dan hawa yang diciptakan pertama kali. Damailah buat semua agama. Terima kasih dan wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 118 other followers

%d bloggers like this: