JIHAD Perang Suci
- Bagian I: perkenalan
- Bagian II: mongering DAN PENGKONDISIAN MUHAMMAD’S pengikut PERANG ATAS ingin penggerebekan dan WARS
- Bab 3: Muslim lebih baik daripada yang lain – apatheid dogmatis.
- Bab 4: Membuat tidak berteman dengan non-Muslim – apatheid dogmatis.
- Bab 5: Incitements dalam Quran untuk tidak menyukai dan menekan non-Muslim (apartheid dogmatis dan-seperti ideologi Nazi dalam Quran).
- Bab 6: Muhammad – yang “tidak manusiawi” nabi perang Madinah dari 622 M di.
- Bab 7: Predestinasi – cara yang baik untuk membentuk budaya perang Islam.
- Bab 8: Muhammad dan nafsu untuk kekuasaan.
- Bab 9: Incitements dan perintah perang dalam Quran.
- Bagian III: ATAS PEMBUNUHAN, penggerebekan, DAN WARS – DALAM NAMA DARI TUHAN ALLAH Kebajikan
- Bab 10: Jihad – Wars Kudus. Hampir 200 teks-teks dari Quran mempromosikan atau menuntut perang.
- Chaprer 11: pencuri, perampok, dan extorter Muhammad – pembiayaan agamanya dan platform kekuasaan dari serangan dan perang dibenarkan dengan memanggil mereka Jihad – Perang Suci.
- Bab 12: Para pembunuh dan pembunuh massal Muhammad.
- Bab 13:’s penggerebekan Muhammad – terutama untuk mencuri kekayaan, budak / tawanan, dan barang rampasan, tetapi bernama Jihad – Wars Kudus.
- Bab 14: Muhammad dan perang-Nya.
- Bab 15: Terorisme sebagai propogated oleh Muhammad dan Quran dan karenanya oleh Islam.
- Bagian IV: HARGA AKAN DIBAYAR – - – oleh Lainnya
- Bagian V: Beberapa Renungan
Mr.Nunusaku said
Saya mempunyai pengalaman berhadapan dengan jihad laskar jihad dari Surabaya saat kerusuhan Maluku 1999.
Dalam laskar Jihad meraka terbagi atas tiga bagian untuk dapat menyerang satu kampung di Maluku.
1. Ada pasukan untuk membantai.
2. Ada pasukan untuk membakar.
3. Ada pasukan mengi\umpul barang-barang
jarahan dan mereka simpan pada tempat tertentu dan pasti mereka akan kembali untuk mengambil barang jarahan….hal ini kami sudah mengetahui…..dan pasukan sudah siap untuk mengintai mereka.
Dan ternyata terbukti begitu sedang bersiap mengambil barang Jarahan…..dan terus kami kepung mereka….dan langsung kami membantai meraka tidak dibenar mereka dapat lolos atau hidup. Disini Laskar Jihad dibantai habisan dan akhirnya mereka mundur teratur dan pulang kampung ke Jawa.
Ini kisah nyata pasukan kami berhadapan dengan laskar jihad dari Jawa. Mengenai peristiwa kerusuhan jilid 2 kerusuhan 11 september 2011 baru ini ini kami hanya menunggu situasi perkembangan di Ambon,
Jika kita diperintahkan kem,bali masuk ke Ambon untuk berhadapan dengan laskar Jihad yang katanya ingin masuk Ke Ambon….pasukan kami sudah siap akan bertemu di pintu maut di Ambon.
Istilah Pintu Maut di Ambon inilah kode kita…dan hanya menungguh perintah untuk masuk ke Ambon. Tetapi untung dapat dimaikan kerusuhan tidak berlanjut. Dalam hal Maluku jika terjadi apa-apa tentang tanah Maluku kami….kesiapan siaga kami sudah tersusun..hanya mendengar perintah untuk masuk.
LOGIKAMU DIMANA..? said
Hahahaaaa….mana ada orang berjihat seperti itu..???
itu perampok namanya bro…..
salah persepsi….
Hahahaaa……….
Lucu juga ceritamu bro…..